![]() |
| Source : www.voi.id |
Siapa yang Tak Tahu Steve Jobs ?
Pemilik nama lengkap Steve Paul Jobs yang terlahir di San Fransisco - California memang sudah meninggal dunia sejak 2011. Tetapi karya serta pengaruhnya terhadap dunia masih bisa dirasakan hingga saat ini. Sempat menjabat sebagai ketua dan CEO dari Apple, Steve juga salah satu sosok dibalik film animasi keluargan Pixar dibawah naungan Disney, Toy Story, karena ia juga sempat menjabat sebagai direktur The Walt Disney Company.
Meskipun tergolong sebagai miliarder dunia, Steve tidak menerapkan gaya hidup yang glamour dan penuh foya-foya. Sebaliknya, ia banyak menginspirasi terkait gaya hidup minimalis. Dikenal memiliki rumah mewah di California, nyatanya ruangan tempatnya bekerja tergolong minim furnitur. Baginya, less is more, semakin sedikit yang kita miliki semakin banyak hal yang bisa kita raih. Lalu, dari manakah seorang Steve Jobs mendapatkan ilham hidup seperti ini?
Perjalanan Menemukan Prinsip Minimalis Steve Jobs
Steve muda sempat mendalami Buddha yang salah satunya mengajarkan prinsip 'kesederhanaan mendatangkan kedamaian dalam hidup'. Ia dikenal juga sangat tertarik terhadpa prinsip Zen dari Jepang yang mengurangi segala macam hal yang dirasa kurang berguna untuk mencapai maksimum potensial.
Aplikasi dalam Aspek Pekerjaan
Pengaruh Minimalisme dalam Lingkungan Kerja di Apple
Pengaruh Minimalisme dalam Gaya Kepemimpinan di Apple
Banyak yang mengela Steve selain sebagai CEO yang handal juga merupakan seseorang dengan gaya kepemimpinan yang agresif dan menuntut. Hal ini sudah banyak diketahui sejak Steve menjadi CEO dari NExt, salah satu perusahaan komputer personal, calon dari laptop saat ini. Dengan kepemimpinan yang tegas, disiplin dan meyakinkan ia berhasil membawa kesuksesan untuk perusahaan yang dipimpinnya hingga mampu memproduksi Intel, salah satu prosesor terkenal untuk komputer saat ini.
Ketegasan serta tingkat disiplin yang tinggi juga diaplikasikanya dalam memimpin Apple. Berkat hal tersebut, ia menempatkan Apple beserta produknya selalu berada di garis terdepan dalam hal inovasi teknologi yang diterapkan serta menjadi trend setter model gadget paling adaptif, tanpa meninggalkan karakter. Melalui gaya yang agresif dan menuntut, ia menjadikan Apple sebagai pemimpin perusahaan teknologi yang mampu meramalkan dan menetapkan trend di masyarakat global.
Pengaruh Minimalisme dalam Pembuatan Produk Apple
Langkah besar akhirnya diambil Steve dalam merampingkan produk jualan Apple, yang tadinya memiliki lebih dari 14 jenis produk, akhirnya ia memutuskan untuk hanya berfokus pada 4 jenis produk saja, yakni Ipod, Tablet, Iphone dan Mac. Pemangkasan jenis produk ini juga merupakan penerapan prinsip minimalisme, hanya berfokus pada hal-hal yang penting. Pada pengembangan masing-masing lini produk, juga diterapkan hal proses minimalisasi dari desain, fitur hingga tampilan.
Proses pengembangan produk dengan konsep minimalis ini terlihat dari produk Ipod pertama Apple, konsep dimana dalam satu device mampu menyimpan banyak lagu agar kamu tidak perlu repot mengganti CD, kaset dan didesain dengan desain kecil agar lebih menghemat ruang. Menggantikan beberapa devices sekaligus dalam 1 tempat, Mp3 Player, Music Box, DVD/VCD player, CD, DVD, bisa tergantikan dengan 1 devise, Ipod.
Begitupun dengan produk legendaris Apple lainnya, Iphone. Produk yang sangat membantu penggunananya yang berfungsi sebagai beberapa hal dalam satu device, music player, gameplay, wallet, video player, connection, semua tercakup dalam satu produk, Iphone. Tampilannya pun juga sangat sederhana tanpa adanya layar muka dan langsung berfokus pada tampilan aplikasi yang ingin digunakan saja. Bahkan, untuk tombol volume dan power juga diperhatikan sebagaimana mungkin sangat minimalis. Sebuah trend baru di masyarakat global dimana saat itu handphone masih banyak menggunakan keypad dengan banyak tombol dan menggunakan layar muka.
Minimalism juga bisa terlihat dari produk unggulan lain dari Apple, MacBook. MacBook selalu terkesan simple tapi sangat berguna, penggunaan tidak perlu neko-neko tapi sudah bisa mencakup segala hal yang semulanya perlu dilakukan menggunakan komputer personal berdimensi lebih dari 2.2 Meter persegi. Bahkan, produk Macbook Air yang di klaim sebagai laptop teringan dan tertipis saat itu menggegerkan seluruh dunia. Sekali lagi, Apple berhasil menjadi trend setter di dunia teknologi.
Aplikasi dalam Aspek Kehidupan
Pengaruh dalam Pola Hidup Steve Jobs
Selain dalam produknya, Steve Jobs juga menerapakan minimalisme dalam aspek personal life. Hal ini terlihat dari cara berpakaiannya yang terkenal dengan celana jeans panjang dan sweater berwarna gelap. Warna polos serta warna gelap kegemarannya dianggap lebih praktis, sehingga dia tidak perlu menghabiskan waktu untuk memiliki baju apa yang sesuai setiap harinya, karena sudah memiliki default tampilannya.
Bagi Steve, daripada menghabiskan waktu untuk memilih baju, ia lebih baik melakukan yoga atau membaca update bisnis yang bisa meningkatkan produktivitas dalam bekerja. Tingkat efisiensi dan efektivitas yang demikian yang ia terapkan dari prinsip minimalis yang dianutnya.
Pengaruh dalam Penataan Rumah Steve Jobs
Belajar Minimalisme dari Steve Jobs
Dengan tidak terlalu memiliki banyak hal untuk dibayar dan diperhatikan, Steve memiliki waktu untuk fokus terhadap apa yang benar-benar ingin dicapai saja. Dengan memfokuskan pada produk tertentu dan menyisihkan produk lainnya, Steve mampu mengantar 4 produk unggulan Apple menjadi pemimpin trend teknologi masa kini, bahkan hingga saat ini. "The simpler product to finish, the easier to consumer to make a choice, and that's the most things you can get - Steve Jobs"
Terkait work-life balance, Steve juga dikenal memiliki gaya hidup sehat dan seimbang. Dia tidak worcaholic hingga bekerja berjam-jam dalam sehari. Bahkan dia selalu memiliki family time dimalam hari, dan rutin meditasi di pagi hari dan pulang sebelum jam 6 sore. Dari keyakinan yang dianutnya, kedamaian juga terkait menyeimbangkan segala aspek dalam kehidupan. Karna jika salah satu aspek tidak berimbang, hidup bisa jadi terganggu. Inilah salah satu bentuk minimalisme, secukupnya sesuai dengan porsinya.
Berikut video untuk kamu yang ingin mengetahui gambaran Steve Jobs dengan minimalismenya.
Selamat menonton!

Komentar
Posting Komentar